KPID Sumut Memastikan Bahwa Pers Bebas Meliput Aksi Demonstrasi: Hak Masyarakat Untuk Mendapatkan Informasi Harus Tetap Terlindungi dan Tidak Boleh Dihalangi
Medan - 01 September 2025
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara menekankan bahwa tidak ada pembatasan bagi lembaga penyiaran untuk meliput aksi demonstrasi, baik di wilayah Sumatera Utara maupun di daerah lainnya. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai upaya untuk memastikan bahwa hak masyarakat untuk mendapatkan informasi tetap terjamin sepenuhnya.
Ketua KPID Sumatera Utara, Anggia Ramadhan, pada Senin (1/8) menuturkan bahwa “Aksi demonstrasi merupakan bentuk nyata dari pelaksanaan demokrasi yang sah dan dilindungi oleh Undang-Undang. Beliau menekankan pentingnya menghormati peran media dalam meliput kegiatan tersebut agar masyarakat dapat menerima informasi yang akurat, lengkap, dan berimbang”.
Sebagai lembaga independen yang bertugas mengawasi isi siaran, KPID Sumatera Utara menegaskan bahwa media penyiaran memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menyajikan informasi secara jelas, terbuka, dan bebas dari campur tangan pihak mana pun.
KPID Sumatera Utara juga menyoroti pentingnya bagi lembaga penyiaran untuk tetap berpegang pada prinsip jurnalisme yang menekankan ketepatan, keseimbangan, dan tanggung jawab, serta menghindari penyampaian informasi yang bersifat menghasut atau memicu provokasi. Anggia menambahkan bahwa “Setiap berita yang disampaikan seharusnya memberikan nilai edukatif bagi publik sekaligus berperan dalam memelihara persatuan dan keharmonisan di tengah kehidupan sosial”.
Anggia menekankan bahwa segala bentuk upaya untuk membatasi atau melarang media penyiaran dalam meliput aksi demonstrasi merupakan tindakan yang bertentangan dengan prinsip kebebasan pers serta mengabaikan hak masyarakat untuk memperoleh informasi.
“KPID Sumatera Utara akan senantiasa menjaga dan mengawasi kebebasan penyiaran di wilayah Sumatera Utara sebagai wujud komitmen terhadap tegaknya nilai-nilai demokrasi serta terpenuhinya hak masyarakat untuk mendapatkan informasi,” tutupnya.